Rabu, 02 September 2009

Belum Ada Bahan


LebARAN SEBENTAR LAGI.. TUNGGU CERITA SI LAJANG DARI PULAU YAH...P

Selasa, 28 Juli 2009

Waspadai Penyakit para Wanita

Pas lagi buka - buka imel, dapet mailing list yang... yah seru juga ni kalo di bagi di blog hehe ...


Nangisitis
Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).


Curhatitis B
Bawaannya pengen nyerocos. Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis. Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.


Shoping Syndrome
Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot. Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri)...


Cerewetisme
Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.


Lamanian Dandanitos
Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, nggak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.


Cemburunotomy
Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.


Ngambekilation
Gejala hampir sama dengan Cemburunotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis.

Kamis, 04 Juni 2009

13 Rayuan Terbaru 2009


Posting ini sayah dapet dari milis yang sayah ikuti. Penting sayah posting lagi di blog, yaah setidaknya buat lucu-lucuan hehe. And... here we go!!!

1. Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, 'Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?'

---Hoek! cuih...

2. Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!

--- Najis Loh!

3. Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.

--- WAKS!

4. Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku... akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.

--- Hoeeek!

5. Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

--- Hahaha nice one!

6. Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.

--- idih gepeng ntar!

7. Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

--- jitak!

8. Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.

--- najooos..

9. Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.

--- gyahahaha sakit peyut..

10. Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!

--- getok pake kursi neh...

11. Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

--- Halah.. halahhh....

12. Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu.

--- maksud loh?!

13. Orang bilang bulan itu indah...tapi aku bilang tidak. Orang bilang planet venus itu cantik...tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu indah dan cantik...karena ada kamu.

--- kaink.. kainkk....


Kamis, 21 Mei 2009

D’lajang’Z part 4 : RUWET


Pernah ga, denger seorang temen pria berkata aku tuh pemalu sama perempuan... Atau, apa? Aku bicara sama temen cewekmu di telpon? Gak ah, aku malu...


Pas ada sahabat saya yang curhat tentang teman prianya di kantor dan mengatakan hal yang sama , saya langsung merasa... woow sepertinya dia tuh tipe pria palyboy de! Kenapa saya bilang begitu? Itu karena jaman kuliah kemaren (maksudnya bertahun-tahun kemaren hehe), saya juga sering mendenger temen pria saya mengatakan hal itu kepada temen perempuan yang baru dikenalnya atau yang dia pikir si perempuan juga ada ”hati” sama dia. Padahal saya tau kalau dia sudah punya pacar, 2 orang pacar, atau bahkan diam-diam akan menikah.


Terus, gimana tanggapan sahabat saya tentang pengalaman saya tersebut? Antara percaya, syok, dan tidak ingin percaya... memangnya dia lagi ada hati sama tuh pria? (saya ga menyebut cowok, karena bagi saya istilah cowok sebenernya lebih tepat untuk anak sekolahan, meskipun sebenarnya apa yang sedang dialami oleh sahabat saya ini juga seperti anak sekolahan hehehe).


..................


”Apa? Aku suka sama dia?? Keanya gak de? Aku tuh cuma penasaran aja sama dia ke??” Bantahnya ketika kami berempat yaitu dia, saya, Rika dan Lili hang out Sabtu siang di sebuah restoran fast food.


”Penasaran apa? Memangnya dia berbuat apa sampe kamu penasaran sama dia? Bukannya kemaren kamu cerita sama aku kalo dia uda punya pacar? Ato bahkan sekarang uda mo jadi calon istri?? Udalah.. lupain aja! Kita tuh uda dewasa... bukan waktunya lagi maen penasaran-penasaran sama cowok kea anak sekolahan...”


”Ike, sekali lagi aku tegasin ni yah, aku cuma PENASARAN sama dia! Aku ga da niat ko jadi pacarnya! Kebayang aja gak? Karena aku tahu, aku bukan tipenya dan mungkin dia juga bukan tipeku??”


”Kamu bilang MUNGKIN? Jadi dia masih bisa masuk kriteriamu dunk?? Hayoooo...” Sanggah saya.


”Iyah tuh, kalo jodoh sapa yang tau? Lagian kalo kamu memang ga da niat jadi pacarnya, terus buat apa si susah-susah menghadapi dia? Bener kata Ike tuh, uda ga jaman lagi gitu-gituan...” Seloroh Rika.


”Uda de, kalian dengerin dulu ceritanya...” Lili menengahi.


”Iya nih kalian! Jadi gini, dulu tuh pas dia masih pegawai baru di kantorku, kami sempet deket? Dalam tanda petik lho yah... Aku dulu sempet suka sejak pertama kali kenal sama dia –okeh okeh kalian boleh menghajarku- dan aku juga sempet ngerasa kalo waktu itu dia juga suka sama aku. Tapi aku mencoba menepis perasaanku! Karena aku takut kalo itu cuma perasaanku aja, secara waktu itu aku juga lagi jomblo abis...


”Cuma gara-gara itu yang bikin kamu sebegitu penasarannya sama dia? Ga jelas de? Uda.. Hapus dan lupain aja sekalian? Ruwet betul sih?” cetus Rika.


”Gak Ri! Gak hanya itu. Aku juga ngerasa bersalah tiap kali ingat perbuatan-perbuatan konyolku hanya karena aku berusaha keras untuk menutupi perasaanku sama dia? Tanya Ike de, gimana waktu itu aku........”


Sementara sahabat saya berusaha ngejelasin masalahnya sebelum minta pendapat ke kedua sahabat saya lainnya, saya jadi teringat ceritanya ketika awal dia bertemu dengan pria itu. Bagaimana dia berusaha menepis dan menyembunyikan perasaannya, karena dia tidak mau patah hati untuk yang kedua kalinya. Saya ingat ketika dia bingung dengan pikirannya sendiri dan habis-habisan mengatakan kepada teman-temannya di kantor kalo dia menyukai orang lain hanya untuk menepis anggapan mereka yang mulai curiga padanya dan bagaimana dia memaksa sahabat prianya untuk pura-pura jadi pacarnya dan menemaninya setiap ada acara khusus di kantornya. Bukannya tidak mau, tapi sahabat prianya tahu kalau sebenarnya dia jatuh cinta sama teman kantornya itu, tapi dia tidak mau mengakuinya. Dan apa yang dia lakukan sebenarnya telah menyakiti hatinya sendiri.


Saya juga ingat betapa paniknya dia setiap kali habis bersikap ketus pada pria itu (tentu saja karena dia berusaha menutupi perasaannya) dan betapa sangat merasa bersalahnya dia ketika suatu hari pria itu berkata kenapa sih, kamu kayaknya jijik banget sama aku? ...

Saya tahu apa yang dia lakukan sebenarnya sangat gak banget untuk ukuran perempuan dewasa. Saya pikir, meski bukan baru kali ini dia mengenal dan jatuh cinta pada seorang pria, tapi saya yakin sebenarnya baru kali ini dia mengenal first love hanya mungkin pada waktu dan tempat yang salah?? Tapi tidak ada yang salah pada cinta kan?


”That’s it! Aku hanya pengen mengakhiri rasa penasaran dan bersalahku sama dia? Istilah sederhananya begini, aku hanya ingin mengembalikan segelas air yang dia taruh dimejaku entah dia sengaja atau gak sengaja dia tinggalkan di mejaku. Jadi kalo ternyata dulu dia memang ga da ”rasa” sama aku, okeh aku tenang... segaknya sikapku kemaren ”bener” donk dengan ketus sama dia? Berarti memang aku yang keGRan... Nah tapi kalo ternyata dulu dia juga sebenernya suka sama aku, aku hanya pengen minta maaf sama dia dan ingin dia tahu kalo sebenarnya aku dulu juga suka sama dia... thats all!! Dan aku ga niat ko jadi pacarnya apalagi ngerebut dia dari pacarnya yang sekarang.. Gak sama sekali!! Aku tahu ko dia sekarang uda bahagia sama pacarnya. Aku cuma pengen sekedar mampir dan ngembaliin segelas air yang pernah dia tinggalkan di mejaku... Itu saja... Beneran... Hanya ingin sedikit menghapus rasa bersalah gara-gara perbuatanku sendiri padanya... Tiap kali melihat dia dikantor terus teringat kata-katanya kenapa sih, kamu kayaknya jijik banget sama aku? Aku ga jijik... Aku hanya ingin dia tahu... ” ujarnya sambil menghela napas.


”Aku tahu dari ceritaku yang berputar-putar tadi keanya aku tuh egois karena seringkali bilang, aku ingin aku ingin... Maksudku...”


”Iyah kami ngerti ko maksudmu... Ga usah dijelasin lagi, tar tambah muter-muter lagi... rasanya ni sel-sel otak kami jadi kacau hehehe”


”Ugh kalian...”


Jadi sahabat saya itu berniat menyudahi pemikiran-pemikiran yang dia anggap sangat childish dan gak banget ituh –sekalian sebagai salah satu resolosinya di taon 2009 ini- dan menebusnya dengan memberikan sesuatu sebagai kenang-kenangan terselubung padanya. Pas banget ketika dia sadar kalo pria itu juga punya hobi yang sama dengan Lili, berburu koleksi novel langka. Dan Lili dengan senang hati membantu mengenalkannya dengan pedagang novel-novel langka langganannya.


..................................


”Jadi gitu ke, dia penasaran aku dapat dari mana tuh novel? Aku bilang aja dapet dari temenku... terus aku bilang kalo dia mau, aku kasi no hape si Lili biar dia bisa tuker-tukeran info, kan mereka berdua hobinya sama tuh? Eh pas aku kasi no hapenya dia bilang gitu??” Minggu pagi sahabat saya itu uda berkicau ribut di telepon.


”Ya uda... filingku dia tuh tipe pria playboy de? Eh bukan pria, tapi COWOK dink hehe yaah ga usah dijelasin juga uda jelas ko kalo dulu tuh cuma perasaanmu aja... beres kan? Toh kamu uda menebusnya dengan berusaha mencarikan dan memberikan sesuatu yang mungkin berharga bagi dia... Nah sekarang tinggalkan dia... Tutup buku tentang dia, simpan buat cerita anak cucu besok tentang hal bodoh binti konyol yang pernah kamu lakuin, yaitu first love pada waktu, tempat dan ummmmmm yaah mungkin pria yang salah??? heheheeheh ”


”Yaah seperti si Chacha pernah bilang, memang menyakitkan kalo cinta kita ditolak, tapi lebih menyakitkan lagi kalo kita tidak pernah bisa mengungkapkan cinta kita... Fiuuuhhh cinta? Aku juga ga ngerti ko bisa-bisanya sih aku suka sama dia?? Hehe bodo ah! Eh tar siang jalan yuk cari-cari bukunya kick andy! Keanya tuh lebih penting de!”


”Okeh!”


Dan begitulah, akhirnya sahabat saya itu menyudahi kisah cintanya yang ga jelas selama ini dan berusaha membuka lembaran baru yang lebih baik lagi.


Tapi, namanya juga cinta. Sinetron bilang, cinta gak pernah salah kan....


***

Senin, 18 Mei 2009

Jelangkung Riang Gembira

Pasti ada kan yang pernah mencoba permainan jelangkung?? Kalau tidak ada yang pernah, yaa baguslah... Bagaimanapun itu sebenarnya khan permainan yang sesat. Sayangnya saya pernah ketika jaman kuliah dulu hehe... Saya jadi ingat kembali pengalaman itu pas nonton acara TV seram tapi lucu. *sayah lagi nyoba pake bahasa Indonesia yang baek dan benar ni...niatnya c agar pengunjung blogger dari negara laen juga bisa baca pas transletin blog ini...buat temen-temen dari Indonesia sendiri, semoga tetep bisa menikmati bahasa sayah yang mungkin ga gaul ini yah hehe*

Ceritanya nih, saya lagi menginap di kost teman saya. Waktu itu, kost-kostan lagi "heboh" gara-gara banyak celana jean's yang hilang. Daripada ribut-ribut saling tuduh sesama teman, jadilah diputuskan untuk bertanya ke jelangkung. Inspirasinya? yaah gara-gara waktu itu juga lagi rame film jelangkung...

Akhirnya, setelah sepakat dimulailah permainan jelangkung untuk mendapat petunjuk siapakah si pencuri celana jean's di kost. Herannya, permainan jelangkung yang "normal" biasanya dilakukan di tempat yang angker, gelap, dan sepi dengan beberapa orang untuk melakukan permainan. Kami? karena kebanyakan dari kami adalah penakut, maka permainan jelangkung kami lakukan dengan "riang gembira" alias dilakukan di ruang utama tempat kost yang normal, terang benderang, dan ramai. Bagaimana tidak ramai kalau yang memainkan dan yang menonton waktu itu kalau tidak salah sekitar 30 orang! Entah apakah jelangkung juga berani "bergabung" dengan kami dan menjawab pertanyaan siapakah si pencuri misterius itu??

Kemudian, dengan perlengkapan seadanya, kertas, koin, lilin yang sebenernya dipakai untuk aroma therapy (karena tidak ada yang punya lilin "normal", jadi deh memakai lilin aroma therapy milik salah satu teman kost), dengan mengucapkan mantra yang entah didapat dari kitab sihir terbitan darimana, maka dimulailah "upacara" pemanggilan jelangkung. Koin menunjuk huruf-huruf yang ada di kertas jelangkung buatan sendiri itu dengan tidak jelas. Sementara 5 orang konsentrasi memainkan jelangkung, 25 orang lainnya tegang dan harap-harap cemas menunggu siapakah sebenarnya si pencuri celana jean's misterius itu. Tapi karena koinnya terus berputar-putar tidak jelas dan kami takut ada apa-apa, maka kamipun menghentikan permainan tersebut dan entah kenapa kami kompak berlarian ke kamar masing-masing, 5 menit kemudian kami kompakan lagi keluar dari kamar masing-masing dan langsung tidur bareng-bareng karena ketakutan yang tidak jelas.

Terus apakah akhirnya si pencuri bisa ketahuan?? entahlah... yang jelas, sejak kejadian itu tidak ada lagi kasus pencurian yang terjadi.